Pages

Ciblek Ilalang (Cininin)

Ciblek Ilalang (Cininin), begitulah orang menyebutnya. Burung jenis ini merupakan salah satu pendatang baru yang telah meramaikan dunia kicau mania saat ini.

Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

Banyak para penjual/peternak burung Love bird sudah menjual burunganya pada usia 3 bulan alias masih anak-anak agar kalian tidak tertipu berikut cara membedakan jenis kelamin love bird yang termasuk pekerjaan gampang-gampang susah.

Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu

Pada dasarnya membedakan jenis kelamin murai batu tidak jauh berbeda dengan membedakan jenis kelamin jalak suren ataupun membedakan jenis kelamin cucakrawa. Berikut cara membedakan jenis kelamin murai batu.

Jenis Burung Kenari

Burung kenari ini merupakan hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Bentuk burung ini

Menentukan Jenis Kelamin Cucak Hijau

Pecinta cucak ijo di seluruh nusantara tentu paham betul bahwa untuk membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia dewasa tidaklah sulit. Pendapat ini bukan mengada-ada mengingat ciri-ciri cucak ijo jantan dewasa sangat kontras

Thursday, July 26, 2012

Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu


Dalam usaha penangkaran, kita harus dapat membedakan antara Murai Batu jantan dan betina. Murai Batu jantan dan betina memiliki suara yang berbeda, tetapi ketika burung tersebut masih muda dan belum berkicau sulit untuk membedakannya karena secara fisik hampir sama.
Pada dasarnya membedakan jenis kelamin murai batu tidak jauh berbeda dengan membedakan jenis kelamin jalak suren ataupun membedakan jenis kelamin cucakrawa. Berikut cara membedakan jenis kelamin murai batu.

1. Murai Batu Jantan Dewasa
  • Warna bulu didominasi warna hitam pekat dan mengkilat
  • Bulu dada berwarna coklat pekat
  • Badan besar dan terdapat bulu putih di punggung melebar dengan ekor panjang kokoh dan tebal
  • Bentuk kepala besar dan lebar serta meta menonjol
  • Bentuk paruh panjang, kokoh dan tebal
  • Memiliki volume suara keras, merdu, penuh variasi, dan irama lagu yang serasi
  • Memiliki kaki panjang dengan tulang supit udang tebal dan kaku

2. Murai Batu Betina Dewasa
  • Warna bulu didominasu hitam keabu-abuan dan terlihat kusam
  • Bulu dada berwarna coklat muda
  • Badan kecil dan bulu putih di punggung agak sempit dengan ekor pendek dan kecil
  • Kepala kecil dan ramping serta mata kurang menonjol
  • Bentuk paruh pendek, tipis dan agak melengkung
  • Memiliki volume suara kecil dan variasi suara sedikit atau monoton
  • Memiliki kaki pendek dengan tulang supit udang tipis dan lunak


3. Murai Batu Jantan Trotolan
  • Bentuk kepala kotak dan besar
  • Mempunyai ekor lebih panjang dari betina
  • Warna bulu dada berbintik-bintik coklat
  • Bentuk badan besar dan memanjang
  • Mata tampak menonjol

4. Murai Batu Betina Trotolan
  • Bentuk kepala elips dan kecil
  • Mempunyai ekor lebih pendek dari murai batu jantan
  • Warna bulu dada berwarna keputih-putihan abu-abu dan agak kecoklatan
  • Bentuk badan pendek dan kecil
  • Mata tampak kurang menonjol

Wednesday, July 25, 2012

Tips Mengetahui Love Bird Anakan atau Dewasa

Bagi Pemula mungkin akan kesulitan melihat atau menentukan lovebird anakan, remaja atau dewasa dan menjadi mangsa empuk bagi para penjual lovebird yang nakal. Berikut ini saya jelaskan sedikit penjelasan dari banyak penjelasan diluar sana mengenai ciri-ciri usia lovebird yang saya ketahui.

Lovebird Anakan:




  1. Paruh bagian atas masih ada warna hitamnya umur maksimal 2 bulan. seperti gambar no. 1 dan 2. 
  2. Untuk  warna Hijau, Kuning paruhnya merah biasanya semakin tua semakin merah hati Seperti gambar no. 4.
  3. Untuk Warna Biru, Putih warna paruh anakan berwarna orange muda seperti pada gambar no. 2 dan semakin lama seiring dengan bertambah usianya maka warna orangenya turun seperti gambar no. 3 dan setelah dewasa warna paruhnya menjadi warna gading seperti gambar no. 4 dan 5. 
  4. Jika masih anakan kakinya terlihat masih ada warna bercak hitam-hitamnya seperti gambar no. 1 coba perhatikan, Jika sudah dewasa warna kakinya keliatan kusam keputihan.
  5. Jika masih anakan kacamatanya tidak telalu tebal, jika sudah dewasa akan semakin tebal karena minusnya bertambah hehehe.......
  6. Suaranya masih kecil kik.. kik.. kik..   gitu gak sih bunyinya  heheheee...??
Karena keterbatansan saya hanya seperti itulah  yang dapat  saya sampaikan.  


sumber : lovebirdsemarang.blogspot.com

Tuesday, July 24, 2012

Tips Memasang Ring Love Bird

Tujuan pemasangan ring adalah untuk mengetahui kualitas, identitas dari burung tersebut.

Pemasangan ring bisa dilakukan pada saat anakan berumur tidak lebih dari 2 minggu.Caranya dengan memasukan jari depan semua baru kemudian jari yang belakang.


Karena lubang ring kadang tidak sama semua ada yang 2 minggu tidak bisa masuk karena lubangnya kecil, ada yang 3 minggu masih bisa dipasang ringnya nah yang 3 minggu ini yang enak karena mengurangi resiko kematian anak lovebird. 

Bagi yang memiliki indukan lovebird yang sensitif lebih baik anda pikirkan lagi matang-matang untuk memberikan ring pada anaknya dari pada nanti anaknya tidak diurus sang indukan karena marah hehehe.... 

Penyakit Mata Pada Love Bird


Bila kondisi kesehatan Burung Lovebird kurang sehat memang sangat mudah terseramg SAKIT MATA  ditambah pada pergantian musim yg cenderung berangin, dan banyak dari Lovebird mania yang kesulitan dalam mengatasi jenis penyakit yang satu ini.

Dari sumber Love Bird Shop dan ditambah pengalaman pribadi, mudah-mudahan dapat membantu lovebird mania.



Sakit mata yang dibahas disini adalah sakit yang belun terlalu parah atau baru stadium ringan, Tapi bila mata lovebird sudah bekak, mata berair, timbul daging dipinggir mata, badan kurus dan suka mematuk-matuk kalau sudah seperti itu dikatakan sudah parah atau akut dan sudah sulit untuk disembuhkan.
Jadi dalam hal ini mata Lovebird memang sudah dapat dikatakan sakit tapi tidak sampai tergolong parah, hanya dipinggir matanya ada kuning-kuningnya dan matanya berair.

Yang harus disiapkan adalah:
1. Berikan Vitamin atau antibiotik untuk ketahanan tubuh burung
2. Obat sakit mata tetes atau salep.
3. Kain bersih.
4. Air hangat.


Cara penanganan, selama Lovebird sakit:
1.   Selama sakit dikrodong, jauhkan dari sinar matahari dan jangan dimandikan.

2.   Pemberian makanan seperti biasa, Millet Merah dan atau Putih.
3.   EF hanya Jagung muda saja tanpa Kangkung & diberikan setiap hari.
4.   Lovebird ditaruh di tempat yg minim akan angin dan sinar matahari
5.   Beri vitamin pada air minumnya setiap hari sampai sembuh.
6.   Pemberian air minum cukup 1/2 saja.
7.   Bersihkan mata Lovebird yang sakit dengan kain yang sudah diberi air hangat. 
8.  Teteskan mata Lb yang sakit dengan obat tetes atau salep  mata 1x sehari.
9.   Untuk pencegahan sebaiknya mata yang tidak sakit juga ditetesi obat juga.
10. Kotoran dibersihkan setiap hari.

Ada banyak cara perawatan yang dilakukan untuk sakit mata pada Lovebird, yang saya utarakan diatas hanya salah satu dari banyak cara perawatan yang dilakukan oleh lovebird mania.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi temen-temen sekalian.

Saturday, July 21, 2012

Menentukan Love Bird Jantan dan Betina

Banyak para penjual/peternak burung Love bird sudah menjual burunganya pada usia 3 bulan alias masih anak-anak agar kalian tidak tertipu berikut cara membedakan jenis kelamin love bird yang termasuk pekerjaan gampang-gampang susah. Gampang untuk jenis-jenis tertentu tetapi susah untuk jenis lainnya, apalagi kalau masih anakan. Untuk membedakan jenis kelamin lovebird bisa digunakan cara sederhana sampai yang ilmiah.

A. Berdasarkan penampilan luar.

Menurut Siti Nuramaliati, berdasar tingkat kesulitan untuk membedakan jenis kelamin lovebird (dan burung secara umum) maka dapat dibedakan 3 kelompok lovebird. Ketiga kelompok tersebut adalah kelompok dimorfik (jenis kelaminnya sangat jelas dapar dibedakan), kelompok intermediate (jenis kelaminnya agak sulit dibedakan dari penampilan burung), dan kelompok lovebird kacamata (perbedaan jenis kelaminnya tidak konsisten). Namun secara umum pada banyak jenis lovebird relatif mudah dibedakan jenis kelaminnya dengan melihat pada penampilan luarnya.

a. Kelompok lovebird dimorfik Beberapa jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok dimorfik di antaranya lovebird abisinia, lovebird madagaskar dan lovebird muka merah.

  1. Lovebird abisinia (Agapornis taranta) – Lovebird jantan berat badan 65 gram, dahi berwarna merah. – Lovebird betina berat badan 55 gram, dahi berwarna hijau.
  2. Lovebird madagaskar (Agapornis cana) – Tidak ada perbedaan berat badan antara lovebird jantan dan lovebird betina. – Lovebird jantan kepala dan leher berwarna abu-abu – Lovebird betina bulu tubuh keseluruhannya berwarna hijau
  3. Lovebird muka merah (Agapornis pullaria) – Lovebird jantan: dahi dan muka berwarna merah-oranye, tunggir (bulu di atas pantat, di bawah ujung lipatan sayap) berwarna biru muda, bulu terbang dan bagian bawah bulu sayap berwarna hitam. – Lovebird betina dahi dan muka lebih didominasi warna oranye dibandingkan warna merah, bagian bulu penutup sayap berwarna hijau dan di tepi sayap berwarna kekuningan.

b. Kelompok intermediate Dua jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok intermediate adalah lovebird black collared dan lovebird muka salem.

  • Lovebird black collared (Agapornis swinderniana) Lovebird jantan dan betina sangat sulit dibedakan dan tampak serupa dalam penampilan luarnya. 2. Lovebird jantan dan betina serupa dalam penampilannya, meskipun pada umumnya lovebird betina mempunyai bulu di bagian kepala dengan warna yang lebih pucat.

c. Kelompok lovebird kacamata Empat jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok lovebird kacamata adalah lovebird nyasa (Agapornis lilianae), lovebird pipi hitam (Agapornis nigrigenis), lovebird topeng (Agapornis personata), lovebird fischer (Agapornis ficheri).
Keempat jenis lovebird ini sangat sulit dibedakan antara jantan dan betina. Meskipun demikian ada sedikit perbedaan berat badan antara jantan dan betinanya. Satu keunikan dari lovebird kelompok kacamata adalah pada saat menjelang musim berkembangbiak burung betina akan membawa bahan sarang di bawah bulu tunggir dan bulu punggung bagian bawah.


B. Membedakan jenis kelamin tidak berdasarkan penampilan luar.
Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan jenis kelaminnya berdasarkan penampilan luarnya yang spesifik maka akan sulit untuk membedakan lovebird jantan dan lovebird betina. Pada kejadian ini makan ada beberapa cara untuk digunakan memnedakan lovebird jantan dan lovebird betina.

  1. Bentuk tubuh. Lovebird betina cenderung memiliki tubuh yang kekar dan lebih berat. Namun kriteria ini tidak mutlak sifatnya.
  2. Warna Lovebird jantan mempunyai warna yang lebuh terang dari lovebird betina. Meskipun demikian hal itu tidak selalu benar karena warna bulu juga tergantung pada makanan, iklim, dan variasi geografis.
  3. Cara bertengger Lovebird betina bertengger dengan jarak antarkaki lebih lebar dibandingkan lovebird jantan.


 Perbedaan jantan berina berdasar bukaan kaki (Foto: Repro dari Buku Lovebird)


d. Bentuk ekor Lovebird betina mempunyai ekor dengan bentuk lebih rata dibandingkan pada ekor lovebird jantan yang berbentuk agak meruncing.
Perbedan jantan dan betina dari bentuk ekor (Foto: Repro dari Buku Lovebird)

e. Membangun sarang Kegiatan membangung sarang lebih intensif dilakukan oleh lovebird betina ketimbang jantan. Lovebird menggigit-gigit di luar sarang pada cabang-cabang dan batang yang lebih tebal. Lovebird betina akan megambil kulit kayu dan mengumpulkannya untuk membuat sarang, sedangkan lovebird jantan menyuapi lovebird betina. Namu hal ini juga tidak mutlak karena ada lovebird jantan yang juga aktif mengumpulkan bahan sarang.

f. Perabaan pada tulang pubis (supit urang). Lovebird memiliki dua tulang pubis (supit urang) pada bagian pinggulnya. Pada musim berkembang biak, tulang pubis lovebird betina menjadi lebih elastic dan jarak antara kedua tulang pubis tersebut melebar karena pengaruh hormone. Keadaan tersebut dapat dirasakan dengan rabaan tangan. Pada lovebird jantan, jarak antara dua tulang pubis tersebut sempit. Teknik perabaan ini hanya dapat digunakan bila kegiatan seksual lovebird betina dengan aktif.

g. Pemeriksaan dengan alat laparoscopy Untuk mengetahui jenis kelamin lovebird juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat laparoscopy. Lovebird yang akan diperiksa jenis kelaminnya harus dibius dulu. Setelah itu dilakukan operasi kecil pada bagian kiri tubuh burung di antara tulang rusuk, tulang pinggang dan tulang paha. Dari bagian yang dioperasi itu dimasukkan alat laparoscopy untuk melihat ada tidaknya ovary (indung telur). Jika ada ovari maka lovebird tersebut dipastikan betina. Cara ini hanya bisa dilakukan jika burung sudah dewasa.

h. Pemeriksaan DNA Cara lain untuk mengetahui jenis kelamin lovebird adalah dengan menguji DNA yang dapat diperoleh dari darah atau bulu burung. Setelah DNA diekstrak dengan larutan tertentu dan proses lebih lanjut, lalu hasilnya dipotret dengan Polaroid. Apabila dalam foto tersebut terlihat dua pita maka lovebird tersebut dapat dipastikan berkelamin betina. Namun jika terlihat hanya satu pita, lovebird itu bias dipastikan jantan.
Cara ini dianggap lebih cepat dan hasilnya lebih akurat. Namun biaya uji DNA sangat mahal. Selain itu di Indonesia belum banyak laboratorium yang menawarkan jasanyan untuk memeriksa jenis kelamin burung dengan uji DNA.

Pasangan sejenis juga bercumbu
Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan antara jantan dan betinanya berdasarkan bentuk tubuh dan warna bulunya sering terjadi kesulitan untuk memperoleh pasangan yang sesuai,.
Sering terlihat dua ekor jantan berperilaku seperti pasangan lovebird yang berlainan jenis. Hal yang sama juga terjadi pada dua lovebird betina. Bahkan pada pasangan lovebird betina ini apabila bertelur maka jumlah telurnya akan lebih banyak dari pasangan yang normal, tetapi telur tersebut tidak fertile alias tidak akan menetas jika dierami.

Hal yang membedakan antara pasangan jantan-jantan dan betina-betina adalah pada pasangan jantan-jantan tidak akan membuat sarang karena perilaku itu hanya milik lovebird bertina.
Ada yang menyatakan bahwa lovebird jantan adalah yang menyuapi pasangannya sedangkan betina yang disuapi. Tetapi hal ini tidak benar karena lovebird betina juga sering menyuapi lovebird jantan untuk menarik perhatian si jantan.

Juga tidak benar bahwa lovebird betina memiliki paruh dan kepala yang lebih kecil ketimbang lovebird jantan. Dan tidak tentu benar bahwa lovebird jantan memiliki kepala yang lebih lebar dengan paruh yang lebih runcing. (*)

Semoga bermanfaat.
Pustaka:
Siti Nuramaliati Prijono, Lovebird, Penebar Swadaya, 2000
http://lovebirdcantik.blogspot.com/2011/07/membedakan-jenis-kelamin-lovebird.html

Friday, July 20, 2012

Suara Burung Kenari

DOWNLOAD SUARA BURUNG KENARI


Thursday, July 19, 2012

Merawat Kenari Lomba


Menentukan rawatan yang tepat untuk burung lomba merupakan perkerjaan yang sulit bagi penghobi burung kicauan, hal ini merupkan ujian akhir yang harus dilalui oleh penghobi sejati. Pemain murni tak mau mengalami ketergantungan sama perawat, ia harus tahu sendiri cara merawat burung dengan benar oleh tangannya sendiri. Tak heran dalam melakukannya penuh tantangan, karena mereka rata-rata pekerja atau pengusaha yang super sibuk, tetapi harus menyempatkan waktu seperti yang dirasakan penulis 

Kita harus meluangkan waktu demi mencari settingan yang tepat untuk gacoan kita. Mengenal karakter serta merawat dengan benar merupakan kunci sukses dalam mempertahankan prestasi.

Kenari masuk kandang umbaran mulai hari selasa sampai jum’at, saat di kandang umbaran burung tersebut diolah ragakan, agar burung bias bergerak dengan bebas dan stamina selalu prima. Perawatan seperti ini dilakukan apa bila burung akan menuju arena perlombaan, sementara untuk rawatan harian pakan biasa tetapi sayuran atau buah terus diberikan. Kebersihan merupakan pokok utama dalam merawat burung kenari, karena burung ini rentan terhadap bakteri atau penyakit. Merawat burung sama dengan merawat anak kita, selain itu perhatikan kenyamanan, pakan, dan kesehatan kenari ini adalah kunci yang sering terlewatkan para penghobi burung

Pesan penulis

Semoga bermanfaat Cintailah lingkungan sekitar kita lakukan penangkaran agar populasi burung di alam bebas tetap terjaga