Pages

Ciblek Ilalang (Cininin)

Ciblek Ilalang (Cininin), begitulah orang menyebutnya. Burung jenis ini merupakan salah satu pendatang baru yang telah meramaikan dunia kicau mania saat ini.

Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

Banyak para penjual/peternak burung Love bird sudah menjual burunganya pada usia 3 bulan alias masih anak-anak agar kalian tidak tertipu berikut cara membedakan jenis kelamin love bird yang termasuk pekerjaan gampang-gampang susah.

Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu

Pada dasarnya membedakan jenis kelamin murai batu tidak jauh berbeda dengan membedakan jenis kelamin jalak suren ataupun membedakan jenis kelamin cucakrawa. Berikut cara membedakan jenis kelamin murai batu.

Jenis Burung Kenari

Burung kenari ini merupakan hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Bentuk burung ini

Menentukan Jenis Kelamin Cucak Hijau

Pecinta cucak ijo di seluruh nusantara tentu paham betul bahwa untuk membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia dewasa tidaklah sulit. Pendapat ini bukan mengada-ada mengingat ciri-ciri cucak ijo jantan dewasa sangat kontras

Showing posts with label Penyakit Pada Kenari. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Pada Kenari. Show all posts

Sunday, September 23, 2012

Yorkshire Kuning Sering Katarak

Bintik putih pada mata kenari merupakan tanda dari pengeruhan pada lensa mata burung pada umumnya disebabkan oleh kelainan genetik. Kemungkinan besar induk ataupun kakek atau nenek moyang burung tersebut ada yang menderita katarak, sehingga terjadi penurunan penglihatan pada mata kenari. 

Hasil pengamatan kami, burung kenari yorkshire yang berwarna kuning lebih sering menderita katarak dibandingkan dengan warna lainnya. Hingga kini penyakit katarak belum ada obatnya. 

Penyakit katarak tidak akan menular ke burung yang lain tetapi dapat berkembang ke mata sebelahnya

Terimakasih anda telah meluangkan waktu anda untuk mengunjungi jmj-canary semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda. Dukung terus jmj-canary agar dapat selalu berkembang dengan cara klik iklan yang tersedia 

By CitraJevan

Monday, August 20, 2012

Jari Kaki Kenari Bengkak Digigit Nyamuk???

Sering kita mendapati kenari kita kakinya diangkat-angkat setelah diamati ternyata pada ujung kakinya kakinya terdapat benjolan berwarna merah. Benjolan merah pada ujung jari kaki kenari tidak disebabkan oleh gigitan nyamuk tetapi oleh adanya infeksi bakteri di ujung jari tersebut. Akibat infeksi tersebut, kaki menjadi berwarnah merah dan terjadi pembengkakan serta burung akan mengalami rasa sakit sehingga kaki diangkat-angkat.

Penyakit tersebut dapat diatasi dengan pemberian salep Chloramfecort H yang mengandung anti bakterial dan anti inflamasi. Salep tersebut di oleskan 3x sehari pada ujung jari kaki/kaki kenari yang bengkak selama 5 hari berturut-turut

Untuk mempercepat kesembuhan, sebaiknya tenggeran kenari diganti dengan yang baru dan setiap pagi burung dijemur selama 30-60menit untuk membuat sangkar dalam keadaan kering. Selain biji-bijian pakan berupa sayuran dan telur rebus mutlak diberikan setiap harinya. 

Terimakasih telah meluangkan waktu anda untuk membaca artikel ini semoga dapat bermanfaat serta menambah pengetahuan para kicaumania. 
by : CitraJevan

Wednesday, August 15, 2012

Mengatasi Jamur Pada Kaki Kenari

Penyakit jamur kaki sering menyerang pada burung kenari. Penyebab utama penyakit ini adalah keadaan sangkar yang kurang terjaga kebersihannya, khususnya tempat bertenggernya burung kenari

Gejala penyakit jamuran: Kaki yang terserang jamur akan tampak bersisik seperti pertumbuhan jamur yang berwarna putih. Apabila berlanjut, kerak kulit tersebut semakin tebal dan memanjang sehingga kaki kenari terlihat tebal dan sulit mencengkram tenggeran.

Cara mengobati: 
  1. Untuk mengobati penyakit jamuran pada burung kenari ini, dapat di berikan obat salep anti jamur. Cara memberikannya yaitu dengan cara mengoleskan obat tersebut ke jari jemari burung kenari yang terdapat kerak putih tersebut. Cukup dioles satu kali pada sore atau malam hari. Biasanya dalam waktu sepuluh hari setelah pengobatan jamur di jari kaki akan rontok atau hilang.
  2. Jangan menarik atau menggunting jamur yang terlanjur menempel pada kaki burung, karena bisa berakibat pendarahan dan membuat infeksi. Jamur yang menempel pada kaki burung akan hilang dengan sendiri setelah sembuh.

Tuesday, August 7, 2012

Membasmi Tungau Merah Pada Bulu Burung Kenari

Tungau Merah bentuknya seperti layaknya tungau padi namun berwarna merah dan kelihatan lebih besar dari tungau lain yang sering menyerang kenari. Tungau ini seakan badannya penuh dengan darah yang bening. Beberapa analisa menyebutkan tungau ini dengan julukan Kutu Penghisap Darah, yang saya tahu beberapa kasus kematian mendadak pada kenari setelah saya periksa ditemukan jenis tungau ini bergerombol pada satu tempat dan badannya gemuk seakan memang berisi darah. 

Beberapa pendapat juga meyakini bahwa tungau merah merupakan kutu yang paling berbahaya dan pecinta burung kenari wajib segera untuk membasminya. Tungau ini mampu membawa kematian dengan cepat dalam hitungan jam, karenanya beberapa gejala juga perlu kita waspadai. Banyak kejadian burung yang beberapa jam sebelumnya mampu bernyanyi indah tiba tiba mati, burung tiba tiba terjatuh dari tangkringan dan kelihatan lunglai. 

Mungkin pemilik boleh menafsirkan sendiri penyebab kematiannya, tetapi tidak ada salahnya kita waspada, kondisi seperti ini juga berlaku pada burung yang sudah terkena serangan tungau merah. Tungau ini diyakini bergerombol dan secara periodik menyerang bersama sama. Gejala yang mungkin kita kenali secara umum saat kenari kita mematuki bulu dengan tiba tiba, atau sering gelisah, kecenderungan ingin mandi saat melihat air ( meskipun malam hari ), bulu kusam dan perlahan tubuh kurus, ini merupakan gejala kutu pada umumnya. Untuk pencegahan dan pengobatan burung kenari yang terserang tungau merah, saya merujuk pada pengalaman om kicau.

A. Pencegahan:
  1. Pastikan bahwa semua burung kenari yang Anda miliki bebas kutu. Kalau membeli burung baru, pastikan semprot dengan larutan anti-kutu sebelum dicampur/dekatkan dengan burung lain. Terlebih lagi, jangan langsung dimasukkan ke karamba umum (karamba yang dipakai bareng bergantian dengan burung lainnya di rumah Anda). Kalau memang kutuan, air bekas mandi burung tersebut pasti meninggalkan telor/kutu yang bisa menular ke burung lain saat burung lain mandi di tempat tersebut.
  2. Bersihkan dengan menyemprot karamba yang habis digunakan oleh burung baru itu dengan obat anti kutu.
  3. Sama dengan masalah karamba, juga masalah kerodong. Jangan saling tukar kerodong dengan kerodong “burung asing”. Kalau dapat kerodong dari teman, pastikan juga dicuci bersih dan diobati anti kutu.
  4. Rutin cuci sangkar burung kenari Anda, tiap tiga hari sekali atau sepekan sekali ketika burung Anda dimandikan di karamba.
  5. Jemur. Penjemuran, selain bermanfaat untuk burung, juga bisa meminimalisasi pengembangbiakkan jamur dan kutu di luar tubuh burung.
  6. Hindari kondisi lembab untuk lingkungan burung. 
  7. Lakukan penyemprotan rutin dengan obat kutu atau antiseptik ke benda-benda yang berhubungan dengan burung.
B. Pengobatan:
  1. Sebelum melakukan pengobatan, pastikan burung kenari dalam kondisi sehat secara umum. Jangan melakukan pengobatan anti-kutu ketika burung sakit pilek dsb karena pada saat itu daya tahan burung sedang lemah. Dalam kondisi ini, kalau burung diterpa obat anti kutu dia akan mudah ngedrop karena obat kutu biasanya mengandung insektisida jenis tertentu yang bisa “memabukkan” burung.
  2. Memilih obat. (Obat kutu ada dua. Kimiawi dan non-kimiawi.) Kimiawi adalah obat-obatan yang dijual secara umum dengan nama/merek yang berbeda-beda. Bentuknya juga macam-macam. Ada yang cair, serbuk juga pasta. Obat yang non-kimiawi ada bermacam-macam, antara lain air rebusan daun sirih, air bekas cucian beras, air rebusan buah jambe (jarang dan sulit ditemukan) dll.
  3. Penggunaan
  • Untuk penggunaan obat kimiawi, baca aturan pakai yang tertera dalam kemasan dan ikuti secara disiplin. Jangan bereksperimen untuk menambah atau mengurangi dosis yang ditentukan kecuali Anda sudah memiliki pengalaman sebelumnya atau pernah mendapat informasi dari sumber/teman yang bisa dipercaya dan pernah mengaplikasikannya.
  • Untuk pengobatan secara non-kimiawi:
  • Air daun sirih: rebus 7-10 helai daun sirih dengan air sebanyak 1 liter (4 gelas ukuran normal). Setelah direbus sampai air berwarna hijau gelap (1 liter) diangkat dan didinginkan Air itu bisa disemprotkan ke burung secara merata dan usahakan benar-benar bisa masuk sampai ke bulub terdalam. Paling aman, burung dipegang dan dimandikan secara langsung di tangan sehingga air sirih merata membasahi bulu tanpa banyak mengenai mata burung (kalaupun kena juga nggak apa-apa asal tidak keterpa terus-menerus). Setelah dimandikan air sirih, jangan dibilas dulu sampai sekitar 1-2 jam (agar kutu dan telornya benar-benar “tahu rasa deh” hehehe).
  • Untuk air bekas cucian beras, gunakan sama dengan cara untuk air rebusan daun sirih. Sebenarnya, air cucian beras tidak bersifat racun tetapi bisa menembus lapisan lilin pada bulu burung. Artinya, dia hanya bersifat “merontokkan” /melepaskan “pegangan” telor dan kutu pada bulu burung. Dengan demikian, penggunaan air cucian beras harus dibarengi dengan upaya melepaskan kutu secara manual dari bulu (dengan cara ditekan dan seret bulu burung). Artinya, penggunaan air cucian beras bisa dikombinasikan dengan penggunaan air sirih sehingga pembasmian kutu benar-benar efektif.
Sumber : http://www.pesonakenari.com/2012/02/membasmi-tungau-merah-pada-bulu-burung.html

Sunday, May 15, 2011

Mengatasi Penyakit Diabetes Pada Burung Kenari

Kenari adalah burung yang mudah terserang penyakit, terutama pada kaki. Banyak fakfor yang bisa menjadi penyebabnya, salah satunya bisa karena diserang virus yang berasal dari sangkarnya yang kotor.

Kenari yang terkena diabetes mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
  • Saraf kaki terlihat berwarna kemerah-merahan
  • Kondisi burung agak lesu
  • Kotoranya tetap seperti biasa
  • Nafsu makan tetap sama seperti biasa
Jika anda menemui burung kenari dengan ciri-ciri diatas, maka tidak dapat dipungkiri bahwa kenari yang telah anda temui tersebut benar-benar menderita penyakit diabetes. Berikut cara menanggulangi penyakit diabetes yang di derita kenari tersebut :
  1. Berikan makanan biasa saja (jangan diberi telur dan kroto)
  2. Perbanyaklah sayur-sayuran seperti sawi ijo
  3. Penjemuran kenari hanya sebentar
  4. Beri minuman yang ditambah vitamin
Jika anda telaten merawat kenari yang terkena penyakit diabetes dengan cara tersebut, dalam jangka waktu kurang lebih satu 1 bulan kenari anda akan sembuh

Salam
Citra Jevan

Sunday, May 1, 2011

Snot Pada Kenari


Ciri-ciri Kenari Terkena Penyakit Snot :
  • Burung kenari terlihat lesu (ngantuk)
  • Mata berair
  • Sering menggesek-gesekan paruh ke tangkringan
  • Muka dan mata terlihat bengkak
  • Burung kenari tidak napsu makan akibatnya lama kelamaan menjadi kurus dan Mati
Penanganan Snot
Karena merasa risi dengan mata yang berair kemudian burung menggaruk-garukkan ke tenggeran sehingga kulit sekitar mata lecet sehingga terjadi infeksi dan kemudian mengalami pembekakan. Penyakit ini sering terjadi pada kenari yang mengalami defesuensi vitamin A sehingga epitel disaluran pencernaan mudah rusak dan mudah dimasuki oleh mikro organisme.

Pengobatan dengan trimezyn tidak dapat menyembuhkan penyakit, sehingga obat tersebut mending tidak digunakan penyakit ini dapat disembuhkan dengan pemberian anti biotik yang tepat selama 3 sampai 5 hari. Penyakit ini dapat menular melalui pakan dan minuman yang terkontaminasi dengan mikroorganisme ini.

Burung yang sakit sebaiknya dipisahkan dengan burung yang lain, agar burung lain tidak tertular sebaiknya diberikan telur rebus dan sayuran setiap hari dan dijemur selama 30 menit. Untuk meningkatkan daya tahan burung agar tidak terserang penyakit snot, sebaiknya pada air minumnya diberi multivitamin yang mengandung vitamin A dosis tinggi dengan kurun waktu 2x seminggu.

Vitamin A akan menjaga kebutuhan epoyelium sehingga sulit dimasuki oleh bakteri






Snot atau Coryza

Penyakit snot atau coryza disebabkan oleh virus Hemophillus gallinarum. Penyakit ini menyerang sekitar bagian muka burung sehingga menyebabkan bengkak dan muncul benjolan berwama merah di sekitar hidung, mata, dan telinga. Cara penulanannya melalui perantaraan burung lain, udara, debu, makanan, dan minuman. Penularan penyakit ini juga dapat malalui keturunan. Tanda-tanda serangan penyakit snot atau coryza yang dapat dilihat adalah muka bengkak, hidung berlendir, sering bersin-bersin, sesak napas, dan nafsu makan turun. Jika tidak ditangani secara serius, lama kelamaan burung yang terserang penyakit ini akan mati.
Pencegahan terhadap serangan penyakit snot atau coryza dapat dilakukan dengan cara menjauhkan burung kenari yang terserang penyakit dan kelompok burung yang lain agar tidak menular. Di samping itu, sangkar tempat makan, dan minum harus selalu dibersihkan dan segala kotoran. Burung kenari yang terlanjur terserang penyakit snot atau coryza harus segera diberi obat yang sesuai.

Sumber : kenariku.tripod.com