Pages

Ciblek Ilalang (Cininin)

Ciblek Ilalang (Cininin), begitulah orang menyebutnya. Burung jenis ini merupakan salah satu pendatang baru yang telah meramaikan dunia kicau mania saat ini.

Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

Banyak para penjual/peternak burung Love bird sudah menjual burunganya pada usia 3 bulan alias masih anak-anak agar kalian tidak tertipu berikut cara membedakan jenis kelamin love bird yang termasuk pekerjaan gampang-gampang susah.

Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu

Pada dasarnya membedakan jenis kelamin murai batu tidak jauh berbeda dengan membedakan jenis kelamin jalak suren ataupun membedakan jenis kelamin cucakrawa. Berikut cara membedakan jenis kelamin murai batu.

Jenis Burung Kenari

Burung kenari ini merupakan hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Bentuk burung ini

Menentukan Jenis Kelamin Cucak Hijau

Pecinta cucak ijo di seluruh nusantara tentu paham betul bahwa untuk membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia dewasa tidaklah sulit. Pendapat ini bukan mengada-ada mengingat ciri-ciri cucak ijo jantan dewasa sangat kontras

Tuesday, July 24, 2012

Penyakit Mata Pada Love Bird


Bila kondisi kesehatan Burung Lovebird kurang sehat memang sangat mudah terseramg SAKIT MATA  ditambah pada pergantian musim yg cenderung berangin, dan banyak dari Lovebird mania yang kesulitan dalam mengatasi jenis penyakit yang satu ini.

Dari sumber Love Bird Shop dan ditambah pengalaman pribadi, mudah-mudahan dapat membantu lovebird mania.



Sakit mata yang dibahas disini adalah sakit yang belun terlalu parah atau baru stadium ringan, Tapi bila mata lovebird sudah bekak, mata berair, timbul daging dipinggir mata, badan kurus dan suka mematuk-matuk kalau sudah seperti itu dikatakan sudah parah atau akut dan sudah sulit untuk disembuhkan.
Jadi dalam hal ini mata Lovebird memang sudah dapat dikatakan sakit tapi tidak sampai tergolong parah, hanya dipinggir matanya ada kuning-kuningnya dan matanya berair.

Yang harus disiapkan adalah:
1. Berikan Vitamin atau antibiotik untuk ketahanan tubuh burung
2. Obat sakit mata tetes atau salep.
3. Kain bersih.
4. Air hangat.


Cara penanganan, selama Lovebird sakit:
1.   Selama sakit dikrodong, jauhkan dari sinar matahari dan jangan dimandikan.

2.   Pemberian makanan seperti biasa, Millet Merah dan atau Putih.
3.   EF hanya Jagung muda saja tanpa Kangkung & diberikan setiap hari.
4.   Lovebird ditaruh di tempat yg minim akan angin dan sinar matahari
5.   Beri vitamin pada air minumnya setiap hari sampai sembuh.
6.   Pemberian air minum cukup 1/2 saja.
7.   Bersihkan mata Lovebird yang sakit dengan kain yang sudah diberi air hangat. 
8.  Teteskan mata Lb yang sakit dengan obat tetes atau salep  mata 1x sehari.
9.   Untuk pencegahan sebaiknya mata yang tidak sakit juga ditetesi obat juga.
10. Kotoran dibersihkan setiap hari.

Ada banyak cara perawatan yang dilakukan untuk sakit mata pada Lovebird, yang saya utarakan diatas hanya salah satu dari banyak cara perawatan yang dilakukan oleh lovebird mania.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi temen-temen sekalian.

Saturday, July 21, 2012

Menentukan Love Bird Jantan dan Betina

Banyak para penjual/peternak burung Love bird sudah menjual burunganya pada usia 3 bulan alias masih anak-anak agar kalian tidak tertipu berikut cara membedakan jenis kelamin love bird yang termasuk pekerjaan gampang-gampang susah. Gampang untuk jenis-jenis tertentu tetapi susah untuk jenis lainnya, apalagi kalau masih anakan. Untuk membedakan jenis kelamin lovebird bisa digunakan cara sederhana sampai yang ilmiah.

A. Berdasarkan penampilan luar.

Menurut Siti Nuramaliati, berdasar tingkat kesulitan untuk membedakan jenis kelamin lovebird (dan burung secara umum) maka dapat dibedakan 3 kelompok lovebird. Ketiga kelompok tersebut adalah kelompok dimorfik (jenis kelaminnya sangat jelas dapar dibedakan), kelompok intermediate (jenis kelaminnya agak sulit dibedakan dari penampilan burung), dan kelompok lovebird kacamata (perbedaan jenis kelaminnya tidak konsisten). Namun secara umum pada banyak jenis lovebird relatif mudah dibedakan jenis kelaminnya dengan melihat pada penampilan luarnya.

a. Kelompok lovebird dimorfik Beberapa jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok dimorfik di antaranya lovebird abisinia, lovebird madagaskar dan lovebird muka merah.

  1. Lovebird abisinia (Agapornis taranta) – Lovebird jantan berat badan 65 gram, dahi berwarna merah. – Lovebird betina berat badan 55 gram, dahi berwarna hijau.
  2. Lovebird madagaskar (Agapornis cana) – Tidak ada perbedaan berat badan antara lovebird jantan dan lovebird betina. – Lovebird jantan kepala dan leher berwarna abu-abu – Lovebird betina bulu tubuh keseluruhannya berwarna hijau
  3. Lovebird muka merah (Agapornis pullaria) – Lovebird jantan: dahi dan muka berwarna merah-oranye, tunggir (bulu di atas pantat, di bawah ujung lipatan sayap) berwarna biru muda, bulu terbang dan bagian bawah bulu sayap berwarna hitam. – Lovebird betina dahi dan muka lebih didominasi warna oranye dibandingkan warna merah, bagian bulu penutup sayap berwarna hijau dan di tepi sayap berwarna kekuningan.

b. Kelompok intermediate Dua jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok intermediate adalah lovebird black collared dan lovebird muka salem.

  • Lovebird black collared (Agapornis swinderniana) Lovebird jantan dan betina sangat sulit dibedakan dan tampak serupa dalam penampilan luarnya. 2. Lovebird jantan dan betina serupa dalam penampilannya, meskipun pada umumnya lovebird betina mempunyai bulu di bagian kepala dengan warna yang lebih pucat.

c. Kelompok lovebird kacamata Empat jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok lovebird kacamata adalah lovebird nyasa (Agapornis lilianae), lovebird pipi hitam (Agapornis nigrigenis), lovebird topeng (Agapornis personata), lovebird fischer (Agapornis ficheri).
Keempat jenis lovebird ini sangat sulit dibedakan antara jantan dan betina. Meskipun demikian ada sedikit perbedaan berat badan antara jantan dan betinanya. Satu keunikan dari lovebird kelompok kacamata adalah pada saat menjelang musim berkembangbiak burung betina akan membawa bahan sarang di bawah bulu tunggir dan bulu punggung bagian bawah.


B. Membedakan jenis kelamin tidak berdasarkan penampilan luar.
Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan jenis kelaminnya berdasarkan penampilan luarnya yang spesifik maka akan sulit untuk membedakan lovebird jantan dan lovebird betina. Pada kejadian ini makan ada beberapa cara untuk digunakan memnedakan lovebird jantan dan lovebird betina.

  1. Bentuk tubuh. Lovebird betina cenderung memiliki tubuh yang kekar dan lebih berat. Namun kriteria ini tidak mutlak sifatnya.
  2. Warna Lovebird jantan mempunyai warna yang lebuh terang dari lovebird betina. Meskipun demikian hal itu tidak selalu benar karena warna bulu juga tergantung pada makanan, iklim, dan variasi geografis.
  3. Cara bertengger Lovebird betina bertengger dengan jarak antarkaki lebih lebar dibandingkan lovebird jantan.


 Perbedaan jantan berina berdasar bukaan kaki (Foto: Repro dari Buku Lovebird)


d. Bentuk ekor Lovebird betina mempunyai ekor dengan bentuk lebih rata dibandingkan pada ekor lovebird jantan yang berbentuk agak meruncing.
Perbedan jantan dan betina dari bentuk ekor (Foto: Repro dari Buku Lovebird)

e. Membangun sarang Kegiatan membangung sarang lebih intensif dilakukan oleh lovebird betina ketimbang jantan. Lovebird menggigit-gigit di luar sarang pada cabang-cabang dan batang yang lebih tebal. Lovebird betina akan megambil kulit kayu dan mengumpulkannya untuk membuat sarang, sedangkan lovebird jantan menyuapi lovebird betina. Namu hal ini juga tidak mutlak karena ada lovebird jantan yang juga aktif mengumpulkan bahan sarang.

f. Perabaan pada tulang pubis (supit urang). Lovebird memiliki dua tulang pubis (supit urang) pada bagian pinggulnya. Pada musim berkembang biak, tulang pubis lovebird betina menjadi lebih elastic dan jarak antara kedua tulang pubis tersebut melebar karena pengaruh hormone. Keadaan tersebut dapat dirasakan dengan rabaan tangan. Pada lovebird jantan, jarak antara dua tulang pubis tersebut sempit. Teknik perabaan ini hanya dapat digunakan bila kegiatan seksual lovebird betina dengan aktif.

g. Pemeriksaan dengan alat laparoscopy Untuk mengetahui jenis kelamin lovebird juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat laparoscopy. Lovebird yang akan diperiksa jenis kelaminnya harus dibius dulu. Setelah itu dilakukan operasi kecil pada bagian kiri tubuh burung di antara tulang rusuk, tulang pinggang dan tulang paha. Dari bagian yang dioperasi itu dimasukkan alat laparoscopy untuk melihat ada tidaknya ovary (indung telur). Jika ada ovari maka lovebird tersebut dipastikan betina. Cara ini hanya bisa dilakukan jika burung sudah dewasa.

h. Pemeriksaan DNA Cara lain untuk mengetahui jenis kelamin lovebird adalah dengan menguji DNA yang dapat diperoleh dari darah atau bulu burung. Setelah DNA diekstrak dengan larutan tertentu dan proses lebih lanjut, lalu hasilnya dipotret dengan Polaroid. Apabila dalam foto tersebut terlihat dua pita maka lovebird tersebut dapat dipastikan berkelamin betina. Namun jika terlihat hanya satu pita, lovebird itu bias dipastikan jantan.
Cara ini dianggap lebih cepat dan hasilnya lebih akurat. Namun biaya uji DNA sangat mahal. Selain itu di Indonesia belum banyak laboratorium yang menawarkan jasanyan untuk memeriksa jenis kelamin burung dengan uji DNA.

Pasangan sejenis juga bercumbu
Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan antara jantan dan betinanya berdasarkan bentuk tubuh dan warna bulunya sering terjadi kesulitan untuk memperoleh pasangan yang sesuai,.
Sering terlihat dua ekor jantan berperilaku seperti pasangan lovebird yang berlainan jenis. Hal yang sama juga terjadi pada dua lovebird betina. Bahkan pada pasangan lovebird betina ini apabila bertelur maka jumlah telurnya akan lebih banyak dari pasangan yang normal, tetapi telur tersebut tidak fertile alias tidak akan menetas jika dierami.

Hal yang membedakan antara pasangan jantan-jantan dan betina-betina adalah pada pasangan jantan-jantan tidak akan membuat sarang karena perilaku itu hanya milik lovebird bertina.
Ada yang menyatakan bahwa lovebird jantan adalah yang menyuapi pasangannya sedangkan betina yang disuapi. Tetapi hal ini tidak benar karena lovebird betina juga sering menyuapi lovebird jantan untuk menarik perhatian si jantan.

Juga tidak benar bahwa lovebird betina memiliki paruh dan kepala yang lebih kecil ketimbang lovebird jantan. Dan tidak tentu benar bahwa lovebird jantan memiliki kepala yang lebih lebar dengan paruh yang lebih runcing. (*)

Semoga bermanfaat.
Pustaka:
Siti Nuramaliati Prijono, Lovebird, Penebar Swadaya, 2000
http://lovebirdcantik.blogspot.com/2011/07/membedakan-jenis-kelamin-lovebird.html

Friday, July 20, 2012

Suara Burung Kenari

DOWNLOAD SUARA BURUNG KENARI


Thursday, July 19, 2012

Merawat Kenari Lomba


Menentukan rawatan yang tepat untuk burung lomba merupakan perkerjaan yang sulit bagi penghobi burung kicauan, hal ini merupkan ujian akhir yang harus dilalui oleh penghobi sejati. Pemain murni tak mau mengalami ketergantungan sama perawat, ia harus tahu sendiri cara merawat burung dengan benar oleh tangannya sendiri. Tak heran dalam melakukannya penuh tantangan, karena mereka rata-rata pekerja atau pengusaha yang super sibuk, tetapi harus menyempatkan waktu seperti yang dirasakan penulis 

Kita harus meluangkan waktu demi mencari settingan yang tepat untuk gacoan kita. Mengenal karakter serta merawat dengan benar merupakan kunci sukses dalam mempertahankan prestasi.

Kenari masuk kandang umbaran mulai hari selasa sampai jum’at, saat di kandang umbaran burung tersebut diolah ragakan, agar burung bias bergerak dengan bebas dan stamina selalu prima. Perawatan seperti ini dilakukan apa bila burung akan menuju arena perlombaan, sementara untuk rawatan harian pakan biasa tetapi sayuran atau buah terus diberikan. Kebersihan merupakan pokok utama dalam merawat burung kenari, karena burung ini rentan terhadap bakteri atau penyakit. Merawat burung sama dengan merawat anak kita, selain itu perhatikan kenyamanan, pakan, dan kesehatan kenari ini adalah kunci yang sering terlewatkan para penghobi burung

Pesan penulis

Semoga bermanfaat Cintailah lingkungan sekitar kita lakukan penangkaran agar populasi burung di alam bebas tetap terjaga 

Tuesday, July 10, 2012

Ciblek Ilalang (Cininin)

Ciblek Ilalang (Cininin), begitulah orang menyebutnya. Burung jenis ini merupakan salah satu pendatang baru yang telah meramaikan dunia kicau mania saat ini. Terbukti disetiap lomba burung, dari jenis yang satu ini selalu mendominasi dan menjadi yang di idolakan.

Ciri dari jenis ini memiliki perbedaan yang sangat jelas, terutama bila dibandingkan dengan ciblek kapas. Dalam postur badan ciblek ilalang lebih besar dan panjang, dengan bulu di dominasi warna kecoklatan, hampir menyerupai burung gereja. Sedangkan dari volumenya lebih jelas dan sangat tajam dan memiliki vokal yang sangat baik, apalagi gayanya menambah daya tarik tersendiri yaitu selalu buka sayap sambil bergetar dengan cepatnya dan kadang-kadang ekornya terbuka menyerupai kipas.

Ciblek ilalang Jantan memiliki badan besar dan ekor lebih panjang, sedangkan untuk betina berbadan kecil serta ekornya yang pendek. Selian untuk lomba jenis ciblek ilalang jenis ciblek ilalang juga dijadikan bahan masteran bagi burung-burung lomba, karena suara dari ciblek dapat mendominasi vokal yang sangat baik, terlebih lagi kebanyakan burung-burung lomba dapat menirukan atau menghafalnya dengan baik

Habitat aslinya terdapat dikawasan hutan-hutan tropis terutama di jawa barat, dalam bersarangnya burung jenis ini selalu berada diatas pohon atau terkadang di semak belukar. bahan sarang terbuat dari rerumputan kecil yang sangat halus, biasanya dibuat dari serat pohon pisang kemungkinan untuk bahan yang satu ini lebih nyaman dan aman untuk berung tersebut.

untuk harga ciblek ilalang bakalan berkisar antara Rp. 100.000,- hingga Rp. 300.000,- terghantung kualitas dari burungnya. akan tetapi harga tertinggi burung tersebut sudah mencapai lehi dari Rp 5.000.000,- khusus untuk jenis jawara seperti salah satu mania ciblek ilalang dari Tasikmalaya

pesan dari penulis Jangan lupa lakukan budidaya agar populasi jenis ini tidak makin berkurang hingga punah cintailah lingkungan dimana kita berada salam kicau mania 

Saturday, February 4, 2012

Cucak Jenggot Masteran Buat Muray Batu


Cucak jenggot menjadi idola khusus bagi pemilik burung muray batu, burung berjambul dan dominan memiliki warna coklat ini terkenal dengan jenis suara satu warna seperti suara tembakan yang panjang dan kasar, suara inilah yang jadi senjata dominan bagi pemaster burung muray batu.

Suara yang dimiliki cucak jenggot sangat pas dan mudah ditangkap atau dipahami oleh trotolan muray batu. Cara memasternya pun cukup mudah, cukup ditempel atau digantung bersebelahan dengan kandang trotolan muray batu, jarak yang disarankan berkisar satu sampai dengan dua meter saja, karena jarak ini cukup ideal pada saat proses pemasteran. Dengan pola seperti ini banyak para kicau mania yang berhasil melakukannya, apalagi muray batu terkenal sebagai burung yang mudah meniru suara burung lain.  

Sunday, January 29, 2012

Menggacorkan Kapas Tembak


Kapas Tembak Merupakan burung masteran yang selalu dicari atau diburu kicaumania. Tembakan suara sejalurnya gampang sekali masuk ke memory burung yang dimaster. Meskipun begitu, sekarang banyak kapas tembak justru termaster suara burung lain seperti suara burung cililin, kenari, tengkek atau tembakan ciblek.