Pages

Ciblek Ilalang (Cininin)

Ciblek Ilalang (Cininin), begitulah orang menyebutnya. Burung jenis ini merupakan salah satu pendatang baru yang telah meramaikan dunia kicau mania saat ini.

Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

Banyak para penjual/peternak burung Love bird sudah menjual burunganya pada usia 3 bulan alias masih anak-anak agar kalian tidak tertipu berikut cara membedakan jenis kelamin love bird yang termasuk pekerjaan gampang-gampang susah.

Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu

Pada dasarnya membedakan jenis kelamin murai batu tidak jauh berbeda dengan membedakan jenis kelamin jalak suren ataupun membedakan jenis kelamin cucakrawa. Berikut cara membedakan jenis kelamin murai batu.

Jenis Burung Kenari

Burung kenari ini merupakan hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Bentuk burung ini

Menentukan Jenis Kelamin Cucak Hijau

Pecinta cucak ijo di seluruh nusantara tentu paham betul bahwa untuk membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia dewasa tidaklah sulit. Pendapat ini bukan mengada-ada mengingat ciri-ciri cucak ijo jantan dewasa sangat kontras

Friday, July 27, 2012

Tips Memilih Cucak Hijau




Cucak Hijau adalah salah satu dari beberapa jenis burung yang memiliki suara yang sangat indah, oleh karena itu Cucak Hijau banyak sekali diminati oleh para penggemar burung sebagai burung peliharaan.

Selain suaranya yang indah Cucak hijau juga memiliki gaya bertarung yang unik., yaitu dengan mengentrokkan sayap dan kepala yang njambul.

Akan tetapi untuk mengoptimalkan gaya bertarung Cucak Hijau itu sendiri bukan menjadi perkara yang mudah, hal ini dikarenakan Faktor Perawatan dan pemberian pakan yang tidak tepat. Dibawah ini ada sedikit informasi yang mungkin dapat membantu agar Cucak Hijau anda tampil ngentrok dan njambul.



Tips Memilih Cucak Hijau.

Berikut beberapa tips agar memperoleh Cucak Hijau dengan gaya bertarung Ngentrok dan Njambul.

  1. Kepala = Kepala berukuran kecil ( seperti perkutut )
  2. Paruh = Untuk mendapatkan Cucak Hijau dengan volume yang keras atau tembus pilihlah yang berparuh tebal dan panjang.
  3. Badan = Badan jelas yang besar, tetapi biasanya Cucak Hijau yang bagus berukuran tidak terlalu besar, tapi tidak terlalu kecil, karena berpengaruh pada ukuran volumenya.
  4. Bentuk badan = Pilihlah Cucak Hijau dengan bentuk badan yang ramping dan agak membungkuk.
  5. Warna = Untuk warna Cucak Hijau sendiri ada dua macam yaitu ; Hijau ke biru-biruan dan Hijau kekuning-kuningan.

Agar mendapatkan Cucak hijau yang gaya bertarungnya Ngentrok dan Njambul, pilihlah Cucak Hijau yang berwarna hijau muda, Atau hijaunya kekuning-kuningan.

Semoga berhasil....

sumber : http://burung-kicauan.blogspot.com/2009/05/tips-memilih-cucak-hijau.html

Thursday, July 26, 2012

Anis Merah


Anis Merah (Zoothera citrina) atau Anis Cacing, sering juga disebut Anis Bata atau Punglor merupakan burung yang sangat populer di kalangan Kicau Mania Indonesia.
Daya pikatnya tak hanya terletak pada kicauannya yang merdu, namun juga burung ini mempunyai ciri khas telernya yang unik dan bervariasi.

Kabarnya Anis Merah tidak hanya ditemukan di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain, seperti Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, SriLanka, Thailand, dan Vietnam. Kabarnya juga jumlah Anis Merah di seluruh habitat hidupnya diperkirakan tidak mengalami penurunan lebih dari 30% dalam 10 tahun terakhir ini, sehingga salah satu lembaga pelestari burung internasional (Birdlife international)  belum mencatat species ini sebagai warisan dunia yang terancam punah.

Di Indonesia sendiri, anis merah terdapat di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Di Sumatra diperkirakan merupakan pendatang (migran) dari daratan Asia dan kemungkinan terdapat dua ras yaitu ras Zoothera citrina innotata dan ras Zoothera citrina gibsonhilli.
Di Kalimantan bagian utara merupakan burung penetap di daerah pegunungan, antara 1000 – 1500 meter di atas permukaan laut dan hanya diketahui dari sedikit catatan di G.Kinabalu dan Trus Madi yang merupakan ras Zoothera citrina aurata. Di Jawa dan Bali dapat ditemukan sampai ketinggian 1500 meter diatas permukaan laut.
Ras yang terdapat di Jawa bagian barat adalah Zoothera citrina rubecula dan yang ada di Jawa bagian timur dan Bali adalah Zoothera citrina orientis.
Kedua ras ini hanya dibedakan dari panjang sayapnya. Penamaan ras Zoothera citrina rubecula dilakukan oleh Gould pada tahun 1836, sementara itu nama ras Zoothera citrina orientis diberikan oleh Bartels Jr. pada tahun 1938. Beberapa ahli burung meragukan perbedaan ras anis merah yang terdapat di Jawa bagian barat dengan Jawa bagian timur dan Bali ini.

Anis merah mencari makan di atas tanah dengan tanaman bawah pohon yang rapat. Sangat aktif mencari makan di bawah bayang-bayang sinar matahari dengan membongkar-bongkar seresah dedaunan untuk mencari serangga, laba-laba, cacing dan buah-buahan yang telah jatuh di tanah. Di Malaysia, anis merah sering teramati memakan buah beringin.
Sarang anis merah berbentuk seperti mangkuk yang dangkal dan tersusun dari akar pohon, daun, dan seresah. Kedua induk aktif membangun sarang yang seringkali dibangun pada ketinggian lebih dari 4,5 meter dan diletakkan pada pohon kecil atau semak. Telur sebanyak dua sampai empat, seringkali tiga, dierami selama 13-14 hari sampai menetas. Setelah menetas, anak dirawat sekitar 12 hari sampai dapat keluar dari sarang.

Karakter Dasar Anis Merah 

Sangat sensitif dan butuh waktu untuk dapat beradaptasi terhadap perubahan. 
  • Perlakuan yang kasar, perubahan ornamen pada kandang dan perubahan suasana lingkungan yang drastis, akan membuat burung Anis Merah dapat menjadi stres. 
Pembosan dan selalu butuh suasana baru. 
  • Apabila berada di satu tempat dengan waktu yang relatif lama, maka burung ini menjadi malas untuk berkicau lagi. Cobalah secara berkala selalu memindahkan tempat gantangannya. Misalnya: Selama ini digantang di depan rumah, kemudian digantang di samping rumah. Ini merupakan salah satu misteri pada burung tersebut. 
Birahi yang cenderung mudah naik. 
  • Burung Anis Merah sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (extra fooding) yang over, penjemuran yang berlebih dan melihat burung Anis Merah lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya. 
Sangat manja. 
  • Hampir rata-rata burung Anis Merah tidak akan mau bunyi dan tidak akan mau teler apabila ia melihat orang yang sehari-hari merawatnya. Karena burung tersebut secara psikologis telah menganggap perawat atau pemiliknya sebagai pasangan. Aneh memang, tapi itulah kenyataannya. Biasanya pada waktu kontes atau lomba pada burung kelas Anis Merah, joki yang menggantang burung dan joki lapangan adalah orang yang tidak pernah berhubungan atau terlibat dalam perawatan harian pada burung tersebut.
Kurang lebih seperti itulah mengenai Anis Merah, selebihnya tetaplah menjadi misteri bersama sosok sang Anis Merah itu sendiri. Karena Anis Merah dimata saya adalah burung yang paling misterius.

Tips Memilih Burung Anis Merah Bakalan


Memelihara burung Anis Merah bakalan / Anis Merah trololan /anakan Anis Merah memang mempunyai cita rasa tersendiri. Selain harganya relatif lebih murah karena masih berupa bahan, Apalagi ketika dewasa ternyata burung yang kita rawat dari kecil mempunyai penampilan yang bagus di lapangan. Hal ini akan memberikan rasa puas yang lebih dari pada kita membeli burung yang sudah jadi.
Namun kita harus jeli untuk membeli burung bahan atau trotol, jangan sampai kita sudah susah payah merawat dari kecil ternyata ketika dewasa burung tidak mempunyai kualitas suara yang istimewa.
Oleh karena itu kita harus benar-benar selektif dalam memilih burung bahan atau trotol.

Berikut tips memilih burung Anis Merah bakalan yang bagus, berdasarkan ciri fisik (katuranggan) :
  1. Pilih Anis Merah jantan, biasanya memakai ring atau kita bisa minta garansi ke penjual bahwa AM yang kita beli jantan.
  2. Pilih Anis Merah yang sehat, tidak sakit & tidak cacat fisik. Biasanya AM yang sehat mempunyai sinar mata tajam tdk mengantuk / sering tidur dan tidak bersemangat.
  3. Bentuk mata besar & sinar mata tajam.
  4. Bentuk kepala lonjong.
  5. Bentuk paruh tebal, besar dan panjang. Biasanya mempunyai power suara yang kuat.
  6. Bentuk paruh jika dilihat dari atas terlihat lancip keatas (seperti bentuk buah belimbing).
  7. Sobekan paruh pilih yang paling dekat dengan mata.
  8. Bentuk lubang hidung memanjang dan lebar.
  9. Posisi lubang hidung dekat dengan pangkal paruh.
  10. Bentuk leher panjang.
  11. Postur badan proposional (leher, badan dan ekor yang panjang) dan tidak gemuk.
  12. Sayap mengepit rapat (singset).
  13. Jari-jari panjang.
  14. Ekor berbentuk huruf M.

Gaya teler dendasarkan pengamatan bentuk fisik :
  • Gaya Teler Klasik, bila cara berdirinya tegak, sehingga kaki tampak lebih panjang & jenjang.
  • Gaya Teler Doyong, bila cara berdirinya cenderung ngangkang, artinya posisi jari-jari atau telapak dalam mencengkeram di pangkringan tampak melebar, sehingga posisi badan menjadi lebih rendah. Anis Merah dengan gaya teler doyong sekarang sedang banyak diminati.

Tips ini berlaku untuk cara memilih Anis Merah bakalan, Anis Merah trololan, anakan Anis Merah ataupun yang sudah berumur. Semoga tips memilih burung anis merah bakalan ini bermanfaat & semoga kita bisa memoles dari burung bahan menjadi burung jawara 

Selamat Mencoba

Sumber : http://www.anismerah.com/content.php?152-Tips-Memilih-Burung-Anis-Merah-Bakalan

Tips Melatih Ciblek Makan Voer

Bagaimana jika kita mendapatkan burung ciblek yang baru ditangkap dari hutan. tentunya gak susah karena burung tersebut masih belum terbiasa makan voer , juga karena tingkat stres yang tinggi sehingga kerap membuat burung ciblek yang baru kita dapatkan menjadi susah makan sehingga akibatnya menjadi fatal. burung akan sakit dan mati.

Untuk mengatasi masalah tersebut , hal pertama yang harus kita lakukan saat baru mendapatkan burung ciblek yang masih liar adalah dengan memberikannya full kerodong untuk hari pertama dengan tidak lupa memasukan makanannya seperti kroto dan ulat hongkong kedalam cepuk makanannya. tujuannya agar burung tersebut belajar terbiasa makan dari cepuk makanan yang sudah kita sediakan

hari kedua setelah burung agak tenang , kita buka kerodongnya dan kita rawat dengan cara - cara berikut ini :

  • Hari Pertama masukan Voer halus kedalam cepuk makanannya jika tidak punya voer halus ( voer yang biasa  / voer ayam di giling dengan blender ) taburi kroto secukupnya diatas permukaan voer tersebut dengan perbandingan 3:1 kroto 3 sendok dan Voer 1 sendok kecil
  • Hari kedua masukan voer basah (yang sudah dicampur dengan air bersih) kedalam tempat makanannya lalu tamburi permukaannya dengan kroto dengan perbandingan 3:2 kroto 3 sendok dan Voer 2 sendok kecil
  • Hari ketiga masukan kembali voer basah kedalam tempat makanannya dan kali ini kroto di aduk aduk bersama voer basah dan taburi kroto diatasnya.
  • Hari keempat masukan kembali voer basah dan aduk dengan krotonya .. cuma kali ini jangan taburi kroto diatas permukaannya biarkan voer dan krotonya tercampur.
  • Hari kelima masukan voer kering lalu aduk dengan kroto.
  • Hari keenam berikan voer kering dengan campuran krotonya dan siapkan satu buah cepuk lagi untuk menaruh kroto di tempat terpisah. jadi total ada 3 tempat makan dan minuman didalam kandangnya.

Berikutnya anda bisa memisahkan tempat untuk voer halus dan tempat untuk kroto, dengan harapan jika kroto habis maka si burung akan mau makan voer halus yang suidah disediakan dalam tahap ini anda bisa menggunakan voer halus dengan merek yang biasa anda pakai

Untuk mengetahui apakah burung anda sudah murni makan voer atau belum bisa diketahui dari kotoran burung tersebut yaitu jika kotorannya sudah membentuk dan berwarna kehijauan berarti burung anda sudah full makan voer tetapi jika kotorannya masih berupa cairan dan bercampur hijau dan putih beraarti anda tinggal selangkah lagi menerapkan metode diatas. Ok!

Yang terpenting adalah biarpun burung anda sudah murni makan Voer jangan sekali - kali melupakan kroto dan jangkrik kecil ! karena kroto dan jangkrik kecil adalah makanan utama dari burung sejenis ciblek.

Membedakan Jenis Kelamin Murai Batu


Dalam usaha penangkaran, kita harus dapat membedakan antara Murai Batu jantan dan betina. Murai Batu jantan dan betina memiliki suara yang berbeda, tetapi ketika burung tersebut masih muda dan belum berkicau sulit untuk membedakannya karena secara fisik hampir sama.
Pada dasarnya membedakan jenis kelamin murai batu tidak jauh berbeda dengan membedakan jenis kelamin jalak suren ataupun membedakan jenis kelamin cucakrawa. Berikut cara membedakan jenis kelamin murai batu.

1. Murai Batu Jantan Dewasa
  • Warna bulu didominasi warna hitam pekat dan mengkilat
  • Bulu dada berwarna coklat pekat
  • Badan besar dan terdapat bulu putih di punggung melebar dengan ekor panjang kokoh dan tebal
  • Bentuk kepala besar dan lebar serta meta menonjol
  • Bentuk paruh panjang, kokoh dan tebal
  • Memiliki volume suara keras, merdu, penuh variasi, dan irama lagu yang serasi
  • Memiliki kaki panjang dengan tulang supit udang tebal dan kaku

2. Murai Batu Betina Dewasa
  • Warna bulu didominasu hitam keabu-abuan dan terlihat kusam
  • Bulu dada berwarna coklat muda
  • Badan kecil dan bulu putih di punggung agak sempit dengan ekor pendek dan kecil
  • Kepala kecil dan ramping serta mata kurang menonjol
  • Bentuk paruh pendek, tipis dan agak melengkung
  • Memiliki volume suara kecil dan variasi suara sedikit atau monoton
  • Memiliki kaki pendek dengan tulang supit udang tipis dan lunak


3. Murai Batu Jantan Trotolan
  • Bentuk kepala kotak dan besar
  • Mempunyai ekor lebih panjang dari betina
  • Warna bulu dada berbintik-bintik coklat
  • Bentuk badan besar dan memanjang
  • Mata tampak menonjol

4. Murai Batu Betina Trotolan
  • Bentuk kepala elips dan kecil
  • Mempunyai ekor lebih pendek dari murai batu jantan
  • Warna bulu dada berwarna keputih-putihan abu-abu dan agak kecoklatan
  • Bentuk badan pendek dan kecil
  • Mata tampak kurang menonjol

Wednesday, July 25, 2012

Tips Mengetahui Love Bird Anakan atau Dewasa

Bagi Pemula mungkin akan kesulitan melihat atau menentukan lovebird anakan, remaja atau dewasa dan menjadi mangsa empuk bagi para penjual lovebird yang nakal. Berikut ini saya jelaskan sedikit penjelasan dari banyak penjelasan diluar sana mengenai ciri-ciri usia lovebird yang saya ketahui.

Lovebird Anakan:




  1. Paruh bagian atas masih ada warna hitamnya umur maksimal 2 bulan. seperti gambar no. 1 dan 2. 
  2. Untuk  warna Hijau, Kuning paruhnya merah biasanya semakin tua semakin merah hati Seperti gambar no. 4.
  3. Untuk Warna Biru, Putih warna paruh anakan berwarna orange muda seperti pada gambar no. 2 dan semakin lama seiring dengan bertambah usianya maka warna orangenya turun seperti gambar no. 3 dan setelah dewasa warna paruhnya menjadi warna gading seperti gambar no. 4 dan 5. 
  4. Jika masih anakan kakinya terlihat masih ada warna bercak hitam-hitamnya seperti gambar no. 1 coba perhatikan, Jika sudah dewasa warna kakinya keliatan kusam keputihan.
  5. Jika masih anakan kacamatanya tidak telalu tebal, jika sudah dewasa akan semakin tebal karena minusnya bertambah hehehe.......
  6. Suaranya masih kecil kik.. kik.. kik..   gitu gak sih bunyinya  heheheee...??
Karena keterbatansan saya hanya seperti itulah  yang dapat  saya sampaikan.  


sumber : lovebirdsemarang.blogspot.com

Tuesday, July 24, 2012

Tips Memasang Ring Love Bird

Tujuan pemasangan ring adalah untuk mengetahui kualitas, identitas dari burung tersebut.

Pemasangan ring bisa dilakukan pada saat anakan berumur tidak lebih dari 2 minggu.Caranya dengan memasukan jari depan semua baru kemudian jari yang belakang.


Karena lubang ring kadang tidak sama semua ada yang 2 minggu tidak bisa masuk karena lubangnya kecil, ada yang 3 minggu masih bisa dipasang ringnya nah yang 3 minggu ini yang enak karena mengurangi resiko kematian anak lovebird. 

Bagi yang memiliki indukan lovebird yang sensitif lebih baik anda pikirkan lagi matang-matang untuk memberikan ring pada anaknya dari pada nanti anaknya tidak diurus sang indukan karena marah hehehe....